Beberapa sumber menyebutkan bahwa sejarah Mesir kuno berawal pada tahun 2995-2635 SM Dinasti Pertama dan Dinasti Kedua yaitu pada pemerintahan Menes atau disebut juga dengan Narmer, dan sejarah mesir kuno berakhir setelah pendudukan atas tanah Mesir dan sebagian besar wilayah Afrika Utara oleh Imperium Romawi di bawah Augustin-Justinian yaitu pada tahun 30 SM hingga abad ketujuh.
|
Tahun |
Periode |
Pemerintahan |
|
2995-2635 SM |
Dinasti ke-1 dan ke-2 |
Menes (Narmer) |
|
2635-2570 SM |
Dinasti ke-3 |
Djoser (Zoser), Imhotep (the Vizier) |
|
2570-2450 SM |
Dinasti ke-4 |
Snefru, Cheops (Khufu), Hetepheres, Chephren, Mycerinus, Shepseskaf |
|
2450-2290 SM |
Dynasti ke-5 |
Userkaf, Sahure |
|
2290-2155 SM |
Dynast ke-6 |
Pepi I, Pepi II |
|
2155-2040 SM |
Dinasti ke-7 – ke-10 |
First Intermediate Period |
|
2134-1991 SM |
Dinasti ke-11 |
Meket-Re, Mentuhotep I, Mentuhotep II, Mentuhotep III, Mentuhotep IV, Horuta |
|
1991-1785 SM |
Dinasti ke-12 |
Amenemhet I, Sesostris I, Amenemhet II, Sesostris II, Sesostris III, Amenemhet III (Ammenemes III), Ammenemes IV, Aty, Princess Senebtisi |
|
1785-1650 SM |
Dinasti ke-13 – ke-15 |
Second Intermediate Period |
|
1650-1554 SM |
Dinasti ke-16 |
Hyksos, Domination from Lower Egypt |
|
1650-1554 SM |
Dinasti ke-17 |
Kamose, Seqenenre II (Upper Egypt) |
|
1554-1305 SM |
Dinasti ke-18 |
Ahmose (Amosis I), Amenhotep I (Amenophis I), Tuthmosis I, Tuthmosis II, Hatshepsut, Tuthmosis III, Amenhotep II, Tuthmosis IV, Amenhotep III, Amenhotep IV, Semenkare |
|
1305-1196 SM |
Dinasti ke-19 |
Rameses I, Seti I, Rameses II |
|
1196-1080 SM |
Dinasti ke-20 |
Rameses III, Pawar, Rameses IV, Rameses V, Rameses VI |
|
1080-946 SM |
Dinasti ke-21 |
High Priestess Makare, Count Pa-seba-khai-en-ipet |
|
946-525 SM |
Dinasti ke-22 – ke 26 |
|
|
525-404 SM |
Dinasti ke-27 |
Persian Domination Herodotus |
|
404-342 SM |
Dinasti ke-28 – 30 |
|
|
323-30 SM |
Ptolemaic |
Alexander the Great, Ptolemy I-XII, Cleopatra I-VII |
|
30 SM-Abad ke 7 |
Roman |
Augustin-Justinian |
Ada kejadian yang unik yaitu mumi Remeses II yang pernah berkuasa pada tahun 1305-1196 SM pada periode Dinanti ke-19 yang meningal saat umur 90 tahun dan konon memiliki jumlah anak 100. Pada tahun 1974, para Egyptologist dari Museum Cairo menerbangkan Remeses II ke Paris untuk menjalani pemeriksaan medis. Proses kepergian Remeses II ke Perancis tidak hanya asal berangkat dan naik pesawat, karena meskipun mumi tetap harus memakai pasport. Di dalam pasport tersebut ditulis bahwa Profesi mumi Remeses II adalah “King” alias Raja.
Wah… pasti pesawatnya juga kelas VIP yang komplit dengan tempat tidur, bioskop untuk memutar film, anggur Perancis, dan ditemani para peragawati (noni-noni paris) yang cantik-cantik. He..he..he…

heheh pertamax.. jadi ingat pelajaran sejarah
Huahahaha….. pramugarinya apa nggak takut tuh harus nemenin mummy-nya ngobrol ?? Hehehe……
Btw… penanganan mummy tersebut pasti harus ekstra hati2 ya, mungkin terkena udara atau atmosfir yang cukup lama saja akan turut merusak struktur fisik mummy tersebut. Btw, pernah lihat atau pernah dengar jasadnya “Bernadette Soubirous”?? Itu biarawati Perancis yang jasadnya diawetkan di Lourdes, Perancis. Pernah juga ditayangkan di NGC. Jasadnya setelah diawetkan lebih dari 150 tahun, masih terlihat sempurna, dan Bernadette masih terlihat cantik. Bisa juga kalau mau dicari di Google…..
——————————————————————-
@Pak Yari
Iya juga pak, tapi takut, nti malah timbul prasangka yang bukan2.
ah, enak ya, udah mummi pun dikelilingi nona-nona cantik. mana cerita tentang Pharaohnya? Sengaja ya bikin penasaran. hehe.
pak numpang baca z pak ya mau cari bahan tugas nih
wah, mumi ternyata mesti pakai pspor segala, haks. jadi inget pelajaran sejarah!
Visa-nya visa apa ya… Hehehe!
Salam
heuheueheu enak juga ya jadi mumi, diperlakukan istimewah
Wadoh hebat begitu kenalan langsung Check-up medical!