Mitos (mite, myth) adalah cerita prosa rakyat yang tokohnya para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia lain pada masa lampau dan dianggap benar terjadi oleh penganutnya. Mitos menceritakan tentang asal-usul alam semesta, perbintangan, geografi, petualangan para dewa, kisah cinta, dan sebagainya. Di Jawa memiliki mitos, Gunung Semeru sebagai gunung suci yang dipindahkan dari India ke Pulau Jawa atau padi terjadi karena adanya Dewi Sri.
Mitos dapat berperan sebagai pembenar sehingga menjadi suatu cara pemecahan masalah. Bangsa Norwegia, meyakini bahwa ”Thor” mengendarai sebuah kereta yang ditarik dua ekor kambing melintasi angkasa. Ketika tongkat diayunkan maka akan muncul halilintar dan turunlah hujan. Pola pikir tersebut dapat dimaklumi jaman itu jika kemudian para petani berusaha menyembah ”Thor” sebagai cara untuk manajemen cuaca.
Laporan Pemikiran: Jika memang demikian, menurut saya Dewa ”Thor” telah curang yaitu menciptakan hujan tidak ikhlas karena minta kewajiban disembah (dewa kok curang minta imbalan hiks).
Mungkin banyak sekali dramatisasi dan mitologi dalam konteks sejenis cerita ”Thor” tersebut pada bangsa-bangsa yang lain bahkan di jaman sekarang sekalipun.
Sigmund Freud menyatakan bahwa Mitologi bersemayam di alam bawah sadar (unconscious mind) manusia sebagai awal dari problem solving pada masa kanak-kanak seperti cerita Oedipus, sebab rasionalistas pada tahap itu belum terbentuk. Mitologi berlawanan dengan logika (akal sehat) yang masuk dalam wilayah alam sadar (conscious mind). Kedua pola ini akan selalu tercipta konflik internal pada kepribadian manusia. Mitos bisa berupa wacana atau keyakinan yang keberadaannya satu paket dengan pantangan yang tidak boleh dilanggar, menentang mitos itu ”pamali” (dosa) dan bisa kualat. Logika, lebih menitik beratkan pada analisis pikiran dan persepsi dengan kata lain lebih menonjolkan peran pikiran yang masuk akal.
Di dalam kehidupan berbangsa pun ditemukan mitologi, lagu Koes Plus, ”Tongkat Kayu Menjadi Tanaman”, bangsa ini seperti dibesarkan dengan mitos-mitos, bahwa kita bangsa yang besar, kaya dengan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati. Dan yang paling hebat, mitos bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang ramah, senang bergotong royong, bertoleransi tinggi, berbudi luhur, dan bangsa timur yang memiliki peradaban tinggi.
Apakah bangsa ini sudah terlanjur makmur dan lebih berteknologi tinggi jika dibandingkan dengan bangsa lain, sehingga tidak perlu kerja keras untuk menggunakan logika dan hanya cukup dengan bedoa saja.
Mitologi mungkin akan terus eksis di dalam peradaban ini ketika manusia belum menemukan suatu jawaban atas sebuah misteri. Mitologi bisa tertanam ke dalam kepribadian yang paling prinsip sekalipun, bahkan dijadikan sebuah ideologi. Friksi antara mitologi dan logika akan muncul ketika telah tuntasnya logika suatu misteri, namun pola pikir masih berdiri pada alas paradigma mitologi.



pertamaxxx dulu mas
wahhh itu sebuah cerita rakyat mas bukan sebuah mitos
saya percaya akan itu mas
mitos sepertinya hampir selalu ada pada setiap bangsa dan setiap peradaban. mitos juga sangat erat kaitannya dg masalah kultur dan keyakinan. bangsa kita yang terdiri atas berbagai suku bangsa pun sangat akrab dg mitos2 itu. ketika zaman sudah tersentuh oleh peradaban berbau teknologi pun, masyarakat kita juga masih belum bisa meninggalkan mitos2 lama itu. menurut saya, tidak selamanya mitos itu jelek. ada juga nilai2 kearifan lokal yang terkandung di dalamnya. sekarang yang kita perlukan *halah sok tahu* bagaimana menyikapi mitos2 itu agar tidak membuat kita jadi memberhalakan hal yang irasional, tetapi justru diambil saripatinya utk menyuburkan nilai2 kearifan lokal di negeri yang sedang “sakit ” ini, pak aryo. salam kreatif! postingannya pendek, tapi bagus banget, pak. saya suka yang beginian.
pesan ibu sayahh,,, jangan percaya ama mitos
Kalo tak ada mitos ngak seru. Ngak bisa cari-cari alasan supaya tidak langsung tidur malam. Kalo gitu khan ada yg berdongeng sampai ngiler-ngiler deh…..kepanjangan sih dongengnya
Iya nih.. kayaknya bangsa kita ini cuma bangsa mitos..
mitos adalah salah satu kehidupan indonesia
Klo jaman masih sekolah dulu, banyak buku-buku diperpustakaan sekolah yang isinya menceritakan tokoh-tokoh dewa Yunani. Sampai kemudian muncul film serial Hercules, yang waktu itu sangat saya tunggu-tunggu kehadirannya.
Kalau dikaitkan dengan bangsa ini, saya masih percaya kalau mitos yang ada dan bersumber dari budaya masyarakat kita, akan membuat besar bangsa ini, entah kapan tapi saya yakin…
mitos : the fresh maker *loh kayaknya salah deh*
Mitos memang akan selalu ada karena sumbernya lebih banyak dari rekayasa manusia
nyi roro kidul, nyai blorong, jaka tarub dan seabreg tokoh lainnya. hebat ya pak….
jadi ingat lagu pengamen jalanan….
indonesia lawan amerika bakalan menang, lha ada mak lampir dan goyangannya….
Kata Guru Paporit saya, “Dobrak Mitos!”
Kalau mitos zaman dulu kebanyakan lahir dari kegagalan manusia menjelaskan fenomena alam secara ilmiah, contohnya adalah gerhana matahari yang digambarkan matahari ditelan raksasa. Sedangkan mitos zaman ini kebanyakan adalah kegagalan observasi secara obyektif karena tidak dilakukan melalui penelitian. Contohnya adalah: mitos bahwa orang kulit putih lebih unggul dari ras2 lainnya.
Walaupun mitos kini bukan merupakan bahan yang “serius” lagi namun tetap menarik untuk diketahui, paling sedikit untuk cerita anak kita jikalau mau tidur… huehehe……
Indonesia ga bisa di pisahkan dari mitos.. tapi ada kalanya mitos membawa ke arah positif..
apa iya mitologi bisa jadi ideologi ? masih binun Panda
@ Gelandangan
Iya pak pertamax, ini fokus pada falsafat mitologi dengan falsafah logika. Jadi soal pola pikir mitologi, sehingga tidak berfokus pada cerita rakyatnya.
@ Sawali
Betul pak, kearifan lokal sebagai khasanah cultur heritage, namun hendaknya tetap secara sadar menggunakan cara-cara yang rasional dalam problem solving dan minimalisasi pola pandang yang irasional.
@ Zoel
Ini tergantung pola pikir orang tua juga bagaimana cara-cara menanamkan pendidikan di dalam keluarga.
@ Juliach
Hehe, kalau ngak mau tidur nanti digigit Batara Kala, si anak pun takut dan mau tidur.
@ Aliefte
Namun tidak seluruhnya pak, namun tetep harus menggunakan akal sehat.
@ Heddy
Iya pak, tidak hanya Indonesia saja, tapi juga seluruh dunia.
@ Sapimoto
Nah, betul pak, yang menjadi permasalahan yaitu bagaimana mengsinkronkan atau menempatkan diri kapan berfikir rasional dan kapan berfikir irasional. Contoh Bangsa Jepang yg memiliki kultur lokal sangat kuat, namun dalam hal pola pandang rasional dan teknologi bisa hebat seperti itu. Ayo Indonesia *entah kapan*
@ Mantan kyai
Sebenarnya logika ilmiah itu mulai terkenal pada abad 6 sebelum masehi oleh Thales dari Milatus. Tapi mitologi tetap ada di jaman sekarang.
@ Achmad
Betul pak, Mitologi sebenarnya adalah reka-reka manusia pada saat belum dapat melogikakan suatu misteri. Suatu cerita yg dianggap sebagai fakta.
@ SSS
Wakakak, pada jaman kapan ya Indonesia menang perang atas Amerika, mungkin G.Bush harus mengibarkan bendera putih dulu.
@ Mang Kumload
Selama mitologi tersebut memang menghambat kemajuan.
@ Yari NK
Mitos salah satunya yaitu stereotip. Bangsa kulit putih tidak disangkal berada pada kasta tertinggi. Saya yakin mereka bisa menjadi semakmur dan semaju seperti itu dengan berbagai macam usaha kerja keras dan menggunakan cara-cara yang rasional, tidak hanya dengan cukup berdoa dan memiliki anggap bahwa semua itu sudah takdir.
@ Emfajar
Iya pak, sebagai contoh, di daerah Blora/Grobogan Jawa Tengah ada pantangan menebang pohon jati, ada positifnya, hutan jadi terjaga.
@ Panda
Bisa pak, Mitologi menjadi ideologi, bahkan ideologi yang paling militan sekalipun. Tidak sulit kita menemukan ideologi yang beralaskan mitos-mitos. Karena berlandaskan pada pola pikir yang tidak rasional inilah bahkan cara-cara anarkisme dipakai sebagai problem solving.
Jangan sapai “Indonesia negri terkorup” dijadikan mitos ya pak.
mitos….. => kalo mam brutu… anak cew gak boleh nyapu kalo udah mlm, gak boleh duduk di lumpang nanti ini nanti itu…….., ndak boleh duduk di depan pintu nanti sulit jodo….
masih ku ingat mitos yang di gembor2 kan sama mbahku… tapi tak pikir2 ada benernya….. di balik mitor2 itu nyimpen maksud yang tersembunyi ****opo yoooo
Walaupun terkadang cuma mitos ternyata ampuh juga buat cerita sebelum tidur.
hehehe
saat mitos sudah memenuhi ruang kepala.. dan otak mengamini apa yang tertulis di mitos, maka semuanya akan menjadi kepercayaan yang susah dihilangkan…
Sebuah mitos emang bisa membuat setiap orang percaya dan tidak. Sekarang masalahnya kembali pada diri masing-masing. Kalo menurut saya sih, selama mitos itu mengandung tujuan yang bagus ya saya suka hehehe
Nah, oleh karena itu: mari kita berpikir rasional. Agar menjadi bangsa yang rasional. Tidak terus tengggelam dalam budaya irasional.
Mitos itu masih ada yah di zaman sekarang?
bisa pula mitos sengaja dibuat untuk tujuan menakut2i atau tujuan politik.
raja jawa, saya kira, sengaja memunculkan mitos-mitos untuk menguatkan kedudukannya.
paling susah meluruskan mitos yang salah….
Menurut saya, Mitos itu sesungguhnya dibuat sendiri oleh manusia yang pada akhirnya malah menyulitkan diri sendiri
@ Ubadmarko
Iya pak, kalau negara terkorup bukan mitos, tetapi sudah melegenda, hiks.
@ Baderiani
Iya bu, Karena para sesepuh kita dulu, tidak mau repot menjelaskan, jadi hanya tidak membolehkan namun tanpa penjelasan mengapa tidak boleh.
@ Shaleh
Pengalaman nih pak Shaleh, dulu waktu kecil pasti sulit tidur, hehe
@ Anang
Mitos akan membentuk mindset karena aktif di bawah kesadaran, pak Anang.
@ Nias
Memang betul pak Nias, tergantung pribadi masing-masing bagaimana manajemen mindset tersebut.
@ Daniel
Iya, lha pola pandang yang irasionil ini yg menghambat pembangunan wakakak…
@ Rindu
Masih banyak mbak, dan mungkin akan tetap terus ada, selama masih ada yang menggunakan.
@ Arif
Betul pak arif, tidak hanya raja jawa, sekarang pun juga masih banyak dan mudah ditemukan, orang menakut-nakuti orang lain karena merasa paling benar. Ini hanya misalnya lho pak arif.
@ Latree
Biasanya close minded bu Latree, jadi penjelasan apapun ya pasti mental.
@ Manik
Sebenarnya ilmu pengetahuan dan teknologi itu bertujuan untuk membuat hidup lebih baik pak Manik. Namun ya balik lagi dengan person itu sendiri, ya pak.
Mitos, bagian dari budaya Indonesia yang khas…
Namun, seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, kepercayaan akan mitos memudar. Meski begitu ada juga yang mengatakan dengan ngeyelnya bahwa sebuah mitos itu benar.
Siapa yang bangun Candi Prambanan? pro-mitos akan menjawab “Bandung Bondowoso”…
smp skrg mitos2 jadul msh banyak beredar, seperti kalo anak cewe nyapu ga bersih, nnt suaminya brewokan.. atw kalo makan di depan pintu, seret jodoh.. lucu kan..
hehehe…. thx infonya yah….. kunjung balik ya….
yang ti di Jogja, masih suka percaya ma mitos-mitos gitu…
banyak di pedalaman juga, tapi karena keyakinan mereka bisa jadi kebenaran..
terkadang mitos memiliki falsafah yang bisa kita jadikan pembelajaran.
banyak mitos yang diangkat buat karakter game, saya suka nih liat sejarahnya.
@ Tria
Lah itulah pak tria, kalau sudah mindset mitologi ya dijelaskan akan ngeyel. Nah Bandung Bondowoso itu sekarang menjadi cerita rakyat yang menjadi kekayaan khasanah budaya, ya menjadi dongeng atau cerita yang memberi inspirasi.
@ Dee
Kalau memang mengidolakan suami brewokan, gampang, kalau nyapu ngak usah bersih-bersih mbak Dee, wakakak
@ Ma2n-smile
Iya pak salam kenal, blognya sama domain cc hehehe.
@ Septy
Kalau yang kung gimana
@ Scouteng
Mungkin karena rendahnya pendidikan dan minim informasi pak.
@ Abdee
Bisa juga pak abdee jika masih relevan di jaman ini.
@ Kishandono
Wah pengemar game ini.
Mitos bukan masalah dipercaya atau enggak. Tapi itulah sumber peradaban manusia. Karena mitos lah manusia terus berkembang memperbaiki dirinya.
Kalo nggak ada mitos nggak ada yg namanya pesawat,televisi,komputer, dan keinginan untuk bersatu dengan “sesuatu” yang lebih tinggi. Yaitu : Tuhan.
gak pamalikan aku komen,hehehe..
slmt malam,mas.
wah mitos sering lewat tuh didepan rumah…ehhh.. beda kali yee maksud saya(pedagang mie Tos , yang dimasak pake ngetos kualinya berkali-kali).