Gereja Inggris akan minta maaf kepada Charles Darwin atas penolakan teori evolusi yang dikemukakan hampir 150 tahun yang lalu.
Gereja Inggris memberikan pernyataan bahwa terlalu defensif dan emosional dalam menolak pendapat Darwin. Langkah tegas yang dulu dilakukan karena mencemaskan pihak Gereja yang percaya pada hukum penciptaan dan menganggap pandangan Darwin yang secara langsung menentang ajaran tradisi Kristen. Permintaan maaf, yang ditulis oleh Rev Dr Malcolm Brown, direktur Gereja misi dan urusan umum, mengatakan bahwa, reaksi orang kristen atas teori seleksi alam Darwin, mengulangi kesalahan yang mereka buat atas teori astronomi Galileo pada abad ke17.
Pernyataan itu berbunyi “Charles Darwin: 200 tahun dari kelahiran anda, Gereja Inggris berhutang maaf karena salah paham pada anda dengan membuat reaksi pertama pertama yang salah, kepada anda”. Suatu usaha untuk belajar dewasa yang penuh pengertian, dan harapan. Penolakan teori evolusi merupakan bentuk dari rasa ketakutan atas ancaman yang terlihat oleh agama Kristen.
Sumber:Telegraph.co.uk.


